Breaking

IPDN Tegaskan Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Bukan Akhir Segalanya

RE
Kamis, 03 September 2026
IPDN Tegaskan Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Bukan Akhir Segalanya
Sejumlah kepala daerah se-Kalimantan menghadiri pemberian penghargaan Pemda Berprestasi 2026 di Hotel Platinum, Jakarta.

NAVIGASI.CO.ID — Sebanyak lima gubernur, bupati, dan wali kota se-Kalimantan dijadwalkan hadir dalam acara yang berlangsung di Hotel Platinum tersebut. Selain pemberian penghargaan, agenda ini juga menjadi ajang rapat koordinasi (rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Penghargaan sebagai Pemicu Perbaikan

Halilul menekankan bahwa penghargaan yang diterima pemerintah daerah seharusnya tidak membuat mereka berpuas diri. Menurutnya, apresiasi dari pemerintah pusat hanyalah alat untuk memacu peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

"[Yang] mendapat penghargaan ini bukan berarti mereka sampai titik final. Ini hanyalah pemicu," kata dia kepada CNN Indonesia usai meninjau lokasi acara di Hotel Platinum, Rabu (2/9).

Halilul mengingatkan bahwa tujuan utama penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah menciptakan kesejahteraan dan kepuasan rakyat. Pengakuan paling berharga, lanjutnya, datang dari masyarakat yang dilayani, bukan sekadar dari seremoni penghargaan.

Koordinasi Forkopimda Hadapi Tantangan

Rangkaian acara tidak berhenti pada seremoni. Rapat koordinasi yang melibatkan Forkopimda se-Kalimantan dan Menko Polhukam dirancang untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemerintah pusat.

Tantangan yang dihadapi daerah Kalimantan, mulai dari percepatan pembangunan hingga isu keamanan, menjadi agenda utama pembahasan. Forum ini diharapkan menghasilkan langkah konkret yang memperkuat kolaborasi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Ini [adalah] cara untuk pemerintah pusat mengakui bahwa mereka sudah bekerja [dengan] baik. Tapi pengakuan yang paling hakiki yang mereka cari adalah dari rakyatnya itu," ujar Halilul menegaskan fungsi selektif dari proses penilaian ini.

Pelayanan Publik Sebagai Tujuan Akhir

Menurut Halilul, seluruh proses penilaian dan pemberian apresiasi bermuara pada satu hal: peningkatan kualitas pelayanan. Pemerintah daerah diimbau memaknai penghargaan sebagai kesempatan untuk mengevaluasi diri dan bekerja lebih maksimal.

"Apresiasi ini sebetulnya bukan pada apresiasinya, tetapi bagaimana pemerintah daerah itu kita ajak, kita imbau, kemudian kita berikan penghargaan agar dia memberikan pelayanan terbaik, melayani rakyatnya secara maksimal," imbuh dia.

Pemberian penghargaan Pemda Berprestasi Batch II ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Kemendagri. Penilaian terhadap kinerja daerah dilakukan secara berkala untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada kepentingan warga.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua