PALEMBANG — Peninjauan dilakukan ke posko pelayanan kesehatan di Puskesmas Sukarami dan kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang. Di kedua lokasi itu Herman Deru menyapa warga yang datang berobat dan menanyakan keluhan kesehatan yang dialami akibat kabut asap.
Sejumlah warga mengeluhkan batuk dan gangguan pernapasan. Keluhan itu muncul seiring kondisi udara yang memburuk dampak karhutla.
Monpera Jadi Titik Layanan Strategis di Pusat Kota
Menurut Herman Deru, keberadaan posko kesehatan di kawasan Monpera menjadi salah satu upaya memudahkan masyarakat mendapatkan penanganan medis. Lokasi itu dinilai strategis karena menjadi salah satu titik aktivitas warga yang menggunakan transportasi untuk bepergian.
“Sarannya informasi dapat diperluas melalui media sosial maupun pemasangan spanduk di lokasi-lokasi strategis, agar masyarakat mengetahui keberadaan posko kesehatan ini,” kata Gubernur Herman Deru saat meninjau posko kesehatan di Palembang, Selasa.
Posko pelayanan kesehatan di Monpera melayani sekitar 15 hingga 30 orang setiap hari. Mayoritas warga yang datang mengalami keluhan kesehatan ringan dan membutuhkan pemeriksaan serta penanganan awal.
Warga Diminta Manfaatkan Posko Sebelum ke Puskesmas
Herman Deru menjelaskan setiap posko kesehatan memiliki penanggung jawab masing-masing. Penanggung jawab itu memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Ia menambahkan warga yang mengalami keluhan kesehatan ringan saat beraktivitas di pusat kota dapat memanfaatkan posko kesehatan di Monpera. Posko itu menjadi alternatif untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal tanpa harus selalu mendatangi puskesmas.
“Mudah-mudahan masyarakat tetap tangguh di kondisi seperti saat ini,” katanya.
Gubernur berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mampu menghadapi kondisi kabut asap yang berdampak terhadap aktivitas sehari-hari. Sosialisasi yang lebih masif diharapkan membuat warga tidak ragu mendatangi posko terdekat saat merasakan keluhan.