IHSG Diproyeksi Tembus 6.455 Hari Ini, Tiga Sekuritas Rekomendasikan Saham VKTR dan ANTM
SUMATERA SELATAN — Para analis dari tiga sekuritas tanah air kompak memandang laju indeks masih akan bertahan di zona positif, meskipun volatilitas diperkirakan tinggi. Secara teknikal, penguatan IHSG pada Jumat (14/8) berhasil membentuk solid rebound dari MA20 untuk kedua kalinya, dengan indikator MA20 dan MA60 yang mulai membentuk positive crossover.
Dukungan Data Makro dan Harapan BI Rate Ditahan
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai momentum bullish jangka pendek masih berlaku. Ia menempatkan area support IHSG hari ini di kisaran 6.363–6.292, sementara level resistance berada di 6.454 dan 6.554.
"Sentimen indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan mixed cenderung positif, dengan volatilitas tinggi," ujar Nafan dalam riset hariannya, Selasa (18/8).
Dari dalam negeri, respons positif pelaku pasar terhadap pidato kenegaraan dan arah kebijakan fiskal RAPBN turut menopang optimisme. Penguatan nilai tukar rupiah serta masuknya kembali net buy asing pada sejumlah saham blue chip menjadi katalis tambahan bagi pergerakan indeks.
Fokus pasar pekan ini tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung Rabu (19/8) besok. Konsensus ekonom memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen.
"Sejumlah ekonom menilai penguatan rupiah dan kondisi makro global yang lebih kondusif membuat BI belum perlu menaikkan suku bunga. Adapun forward guidance dan assessment BI terhadap rupiah, inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta ruang pelonggaran ke depan akan dinantikan para pelaku pasar," jelas Nafan.
Konfirmasi Breakout 6.455 Jadi Kunci Penguatan Lanjutan
BRI Danareksa Sekuritas mencatat IHSG masih berada dalam short-term bullish structure dan bertahan di atas MA20. Peluang indeks untuk menguji level 6.455 masih terbuka lebar.
"Breakout di atas 6.455 akan menjadi konfirmasi penguatan lanjutan dengan target berikutnya di 6.568–6.716," tulis BRI Danareksa dalam risetnya. Mereka memasang support di level 6.200–6.280.
Sementara itu, MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu disertai munculnya volume pembelian. Namun pada timeframe mingguan, indeks masih tertahan oleh MA20-nya.
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menguat dengan target di rentang 6.440–6.544, dengan support berada di level 6.201 dan 6.029.
Rekomendasi Saham dari Tiga Sekuritas
Berikut saham-saham pilihan analis untuk perdagangan hari ini:
- Mirae Asset Sekuritas: ARCI, VKTR, WIIM
- BRI Danareksa: HRTA, SRTG, INDY
- MNC Sekuritas: AADI, ANTM, PGAS, VKTR
Wall Street Melemah, Harga Minyak Naik di Atas USD 90
Dari pasar global, tiga indeks utama Amerika Serikat ditutup melemah pada Senin (17/8) waktu setempat. Investor memilih bermain aman dengan menunggu laporan keuangan peritel besar untuk melihat gambaran pengeluaran konsumen AS.
Pelemahan bursa AS berbarengan dengan kenaikan harga minyak mentah yang tembus di atas USD 90 per barel untuk Brent. Ketegangan AS-Iran terkait Selat Hormuz menjadi pemicu utama lonjakan harga komoditas energi tersebut.
Pelaku pasar juga mencermati rilis notulen rapat The Fed bulan Juli. Perbedaan suara dari tiga pejabat hawkish yang menginginkan kenaikan suku bunga 25 bps menjadi perhatian, meskipun probabilitas The Fed menahan suku bunga pada September meningkat hingga 67 persen berdasarkan CME FedWatch.
Investasi mengandung risiko.