Wagub Sumsel Cik Ujang Terima Lencana Melati di Hari Pramuka ke-65, Ini Perannya di Mabida

Wagub Sumsel Cik Ujang menerima Lencana Melati pada Upacara Ulang Janji Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026).
Penulis: Tri Kismayanti
Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:52:32 WIB

JAKARTA — Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menerima Lencana Melati pada Upacara Ulang Janji dalam rangka Peringatan Hari Pramuka Tingkat Nasional ke-65 Tahun 2026. Acara yang digelar Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka ini berlangsung di Lapangan Kempi 2, Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026).

Lencana Melati merupakan tanda penghargaan tertinggi kedua di lingkungan Gerakan Pramuka. Penghargaan ini diberikan kepada anggota Pramuka Dewasa yang dinilai memiliki jasa dan pengabdian luar biasa terhadap perkembangan organisasi kepanduan tersebut.

Peran Cik Ujang di Majelis Pembimbing Daerah Sumsel

Sebagai Waka Mabida, Cik Ujang memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung pembinaan Gerakan Pramuka di Sumatera Selatan. Dukungan dari unsur pimpinan daerah ini dinilai penting untuk mendorong Gerakan Pramuka terus berperan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Penerimaan Lencana Melati sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepramukaan. Kehadiran Cik Ujang dalam kegiatan nasional ini menunjukkan dukungan nyata Pemprov Sumsel terhadap Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter di luar lingkungan sekolah.

Upacara Ulang Janji: Momentum Renungkan Pengabdian

Upacara Ulang Janji merupakan tradisi tahunan Gerakan Pramuka yang dimaknai sebagai momentum bagi Pramuka Dewasa untuk merenungkan kembali pengabdian yang telah dilakukan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang meneguhkan komitmen untuk terus berkontribusi melalui Gerakan Pramuka.

Upacara di tingkat nasional ini dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso. Dalam renungannya, Budi Waseso mengingatkan kembali sejarah lahirnya Gerakan Pramuka serta amanah negara kepada organisasi kepanduan tersebut untuk turut membangun dan menjayakan bangsa Indonesia.

Posisi Strategis Gerakan Pramuka dalam Pendidikan Nasional

Kwarnas menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam sistem pendidikan nasional, terutama dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan di masyarakat. Momentum Ulang Janji menjadi kesempatan bagi seluruh anggota Pramuka untuk kembali menghayati nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 juga menjadi penguat semangat pengabdian seluruh jajaran Gerakan Pramuka. Sebagaimana disampaikan Ketua Kwarnas, organisasi ini mengemban amanah sejarah untuk turut menjayakan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Beriringan dengan Jambore Nasional XII

Rangkaian kegiatan nasional Hari Pramuka ke-65 tahun ini berlangsung beriringan dengan pelaksanaan Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur. Jambore tersebut diikuti oleh anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kontingen dari Sumatera Selatan.

Kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Selatan dalam agenda nasional ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan kepramukaan di daerah mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

Reporter: Tri Kismayanti