Breaking

Prabowo Targetkan Pasar Modal RI Masuk Jajaran Terbesar Dunia, Demutualisasi Bursa Jadi Kunci

NU
Sabtu, 15 Agustus 2026
Prabowo Targetkan Pasar Modal RI Masuk Jajaran Terbesar Dunia, Demutualisasi Bursa Jadi Kunci
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

SUMATERA SELATAN — Jakarta, CNBC Indonesia — Presiden Prabowo Subianto membidik pasar modal Indonesia naik ke standar global. Salah satu pilar utamanya adalah demutualisasi bursa, yang disebutnya sebagai reformasi terbesar dalam sejarah bursa saham Tanah Air.

"Kita juga akan lanjutkan reformasi pasar modal kita dengan demutualisasi pasar modal," ujar Prabowo dalam pidato Sidang Tahunan MPR - Sidang Bersama DPR-DPD RI, Jumat (14/8/2026).

Demutualisasi dan Sanksi Tegas bagi Emiten Nakal

Menurut Prabowo, demutualisasi akan membawa pasar modal Indonesia ke standar dunia sekaligus menempatkannya sebagai salah satu bursa terbesar di dunia. Langkah ini juga disertai penegakan aturan yang lebih keras terhadap perusahaan tercatat yang melanggar ketentuan.

"Mereka yang melanggar aturan bursa diberi sanksi," tegasnya.

Reformasi ini dinilai krusial untuk membangun kepercayaan investor. Bursa yang menjunjung tinggi keadilan menjadi prasyarat utama agar pasar modal mampu menjadi mesin pembiayaan jangka panjang bagi korporasi dan usaha kecil-menengah.

Startup Jadi Prioritas, Akses Pendanaan Ekuitas Dibuka Lebar

Di luar aspek regulasi, Prabowo secara khusus menyoroti peran pasar modal bagi perusahaan rintisan. Ia ingin startup dan pengusaha lokal memiliki akses lebih luas ke pendanaan alternatif untuk memperbesar skala usaha.

"Soal kesempatan perusahaan rintisan, startup, pengusaha-pengusaha kita bisa naik kelas, menambah ekuitas, menambah modal agar bisa memperbesar skala dan dampak usahanya," jelasnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal bagi pelaku industri modal ventura dan calon emiten teknologi. Pasar modal tidak lagi sekadar tempat perusahaan besar mencari dana, tetapi juga arena bagi perusahaan muda untuk berkembang.

Bursa Komoditas Strategis: Indonesia Tak Lagi Jadi Penentu Harga

Prabowo juga menyinggung rencana pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis. Langkah ini bertujuan menghentikan posisi Indonesia sebagai negara yang hanya menerima dampak fluktuasi harga dari luar.

"Kita bukan hanya ingin menjadi penghasil komoditas dunia, kita harus ikut menentukan harga komoditas dunia. Kita ingin jadi Indonesia tempat komoditas diperdagangkan," imbuhnya.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya hilirisasi yang selama ini digenjot pemerintah. Dengan memiliki bursa komoditas kredibel, Indonesia diharapkan mampu memainkan peran sebagai price setter, bukan sekadar price taker.

Bagi investor, kombinasi demutualisasi bursa, penegakan aturan, dan bursa komoditas baru berpotensi meningkatkan kedalaman pasar serta menarik lebih banyak modal asing. Namun, eksekusi kebijakan dan kepastian regulasi tetap menjadi faktor penentu realisasi target tersebut.

Sumber: cnbcindonesia.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua