Kepedulian Insan PLN UID Kaltimra Menghadirkan Cahaya Ramadan Bagi Warga Kurang Mampu Di Daerah Terpencil
JAKARTA - Sebanyak 60 rumah keluarga prasejahtera di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kini dapat menikmati listrik secara mandiri melalui program Light Up The Dream (LUTD) Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh PT PLN (Persero). Program yang dilaksanakan oleh PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN UID Kaltimra) pada Rabu, 4 Maret tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan.
Melalui program sosial ini, PLN berupaya memastikan bahwa masyarakat prasejahtera dapat memperoleh akses listrik secara legal, aman, dan berkelanjutan. Kehadiran listrik di rumah warga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendukung berbagai aktivitas rumah tangga yang sebelumnya terkendala keterbatasan akses energi.
Inisiatif Sosial Pegawai PLN Untuk Masyarakat
Program Light Up The Dream merupakan salah satu inisiatif sosial yang lahir dari kepedulian pegawai PLN. Dana yang digunakan dalam program ini berasal dari donasi sukarela para pegawai yang ingin membantu masyarakat prasejahtera agar dapat menikmati listrik tanpa harus menanggung biaya pemasangan.
Pada pelaksanaan LUTD Ramadan 1447 Hijriah, PLN secara serentak menyalakan listrik bagi sekitar 2.500 rumah keluarga prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata PLN dalam mendukung pemerataan energi sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan listrik bagi seluruh masyarakat.
Melalui inisiatif ini, PLN berharap semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat menikmati sambungan listrik resmi di rumah mereka. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi menggunakan sambungan listrik tidak resmi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Kebahagiaan Warga Penerima Bantuan Listrik Gratis
Bantuan sambungan listrik gratis ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Salah satunya adalah Mely, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut karena sebelumnya keluarganya harus menumpang listrik dari tetangga. Setiap bulan, keluarganya harus membayar sekitar Rp100 ribu untuk penggunaan listrik yang tidak langsung berasal dari sambungan resmi.
Menurut Mely, kondisi tersebut cukup memberatkan bagi keluarganya karena suaminya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak menentu. Dengan adanya sambungan listrik resmi dari PLN, ia merasa lebih tenang karena penggunaan listrik menjadi lebih aman dan biaya yang dikeluarkan juga lebih jelas.
“Alhamdulillah, terima kasih PLN. Sekarang rumah kami sudah memiliki listrik sendiri. Dulu kami harus menumpang listrik ke tetangga dan setiap bulan harus membayar sekitar Rp100 ribu. Bagi keluarga kami, biaya tersebut cukup berat,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Penyalaan Simbolis Di Penajam Paser Utara
Dalam kegiatan tersebut, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, turut hadir secara langsung dalam acara penyalaan simbolis listrik bagi salah satu rumah warga di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kehadiran jajaran manajemen PLN dalam kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memastikan program bantuan listrik ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Chaliq menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia menegaskan bahwa listrik bukan hanya sekadar sumber penerangan, tetapi juga menjadi energi yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya listrik, berbagai aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih baik. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman pada malam hari, kegiatan rumah tangga menjadi lebih mudah, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kecil.
Komitmen PLN Perluas Akses Listrik Di Daerah
PLN terus berupaya memperluas jangkauan layanan listrik hingga ke berbagai wilayah, termasuk daerah yang sebelumnya belum memiliki akses listrik secara mandiri. Program Light Up The Dream menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung misi tersebut.
Sejak pertama kali diluncurkan, program ini telah memberikan manfaat bagi banyak keluarga prasejahtera di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Hingga saat ini, PLN UID Kaltimra telah menghadirkan sambungan listrik bagi sekitar 1.162 rumah warga yang membutuhkan.
PLN berharap program ini dapat terus berjalan dengan dukungan dari berbagai pihak sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati listrik secara mandiri, aman, dan berkelanjutan.
Selain memberikan penerangan di rumah warga, kehadiran listrik juga diharapkan mampu menciptakan kenyamanan serta membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup melalui berbagai aktivitas produktif.